Tips dan Trik Edit Foto Menggunakan Snapseed

Tips dan Trik Edit Foto Menggunakan Snapseed

Tips dan Trik Edit Foto Menggunakan Snapseed – Hampir semua orang ingin memiliki hasil foto yang bagus dan menarik. Bahkan sampai rela mengedit dalam waktu yang cukup lama unutk menghasilkan foto terbaik. Sekarang hampir pada semua perangkat smartphoen kini memiliki fitur kamera sangat tinggi. Namun beberapa orang masih bingung untuk menghasilkan karya foto yang bagus seperi apa.

Artikel ini di dukung oleh : https://juarampo.co/

Namun kamera yang cukup bagus belum tentu bisa memenuhi kepuasan yang diinginkan. Sekarang orang banyak yang menggunakan aplikasi editing foto pada smartphone miliknya. Melakukan demi menghasilkan foto yang bagus dan sempurna. Kamera bagus ditambah dengan aplikasi edit bakal menghasilkan foto yang instagramable.

Walaupun banyak orang yang belum mahir untuk menggunakan aplikasi edit foto. Paling hanya mengubah tingkat kecerahannya saja, kalau mau instan, bisa menggunakan filter yang sudah tersedia pada aplikasi editing yang terinstal. Padahal pada aplikasi tersebut banyak fitur yang bisa memaksimalkan foto agar terlihat lebih bagus dan aesthetic. Meski teknik editing bisa membuat foto lebih menarik, proses editing akan kurang maksimal apabila hasil foto memiliki kualitas yang kurang bagus, Maka dari itu lebih memperhatikan komposisi serta cahaya saat memotret sudah seimbang.

Salah satu aplikasi yang bisa membuat foto kalian menjadi bagus dan aesthetic adalah Snapseed, yang merupakan salah satu aplikasi untuk mengedit foto yang banyak digunakan orang-orang seluruh penjuru dunia. Bahkan banyak juga selebgram yang menggunakan Snapseed untuk membantu mempercantik hasil foto mereka sebelum men-upload ke Instagram.

Tips Mengedit Foto Menggunakan Snapseed

Untuk bisa mengasilkan foto yang bagus dan aesthetic tentunya terdapat beberapa tips dan trik yang harus kalian perhatikan dalam menggunakan aplikasi Snapseed. Berikut cara mengedit menggunakan Snapseed :

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : webbuilderscodex

1. Memahami Elemen Dasar

Untuk bisa menguasai aplikasi editing yang satu ini, kalian harus memahami elemen dasarnya terlebih dulu. Caranya adalah dengan membuka aplikasi Snapseed, kemudian pilih mode Tune Image dan ada beberapa opsi yang bisa kalian pahami untuk dipilih sebagai berikut :

  • Brightness : Pilihan untuk menerangkan atau menggelapkan foto
  • Contras : Perbedaan antara piksel terang maupun gelap. Yang mana gambar dengan kontras rendah warnanya sempit dan gambar dengan kontras tinggi, memiliki highlight yang terang serta bayangan gelap.
  • Sarturation : Cara untuk mengatur tingkat kecerahan warna agar terlihat lebih menyala atau berkurang
  • Highlight : Pilihan untuk mencerahkan area gelap dan membuat warna sedikit pudar pada foto
  • Shadows : Pilihan untuk menambah atau mengurangi bayangan pada foto
  • Ambiance : Pilihan untuk mengendalikan keseimbangan cahaya dalam foto
  • Warmth : Fitur untuk mengatur keseimbangan suhu pada foto

2. Memahami Fitur Detail

Meningkatkan ketajaman foto dapat melakukannya dengan fitur detail yang bisa mempertegas dan membuat subjek foto lebih menonjol. Dua pilihan pada fitur ini adalah Structur dengan meningkatkan detail gambar, menampilkan tekstur objek, namun tidak mempengaruhi tepi objek gambar. Lalu ada Sharpening untuk mempertajam gambar.

3. Meningkatkan Area Spesifik

Bagi kamu yang ingin melakukan edit pada bagian spesifik sebuah foto, maka fitur Selective bisa menjadi pilihan. Misalnya saja, saat bagian background terlalu terang dan objek utamanya terlalu gelap. Kamu bisa menggunakan fitur ini di area tertentu, namun tidak memengaruhi area lainnya. Ada beberapa pilihan untuk mencerahkan mengatur saturasi, kontras, hingga struktur.

Dengan fitur ini berarti kamu bisa mengukur area pusat dari jangkauan paling kecil ke paling luas seperti +1 hingga +100.

4. Mengatur Area Selektif dengan Fitur Brush

Fitur Brush pada Snapseed berguna untuk mengatur pencahayaan, terang dan gelap, serta suhu dan saturasi sebuah gambar. Kamu juga dapat memperkecil maupun memperbesar ukuran kuas untuk disapukan ke area foto yang akan diedit. Akan tetapi, mengedit area tertentu cukup tricky saat menggunakan Brush. Hal ini karena kuas yang digunakan bisa saja mengenai objek lain yang tidak diedit. Oleh karena itu, kamu bisa memperbesar gambar untuk menyiasati objek lain yang tidak ingin diedit.

5. Menghilangkan Objek dengan Fitur Healing

Pada hasil gambar bagus terkadang ada saja objek yang tidak kalian inginkan. Hal ini bisa kalian siasati dengan menggunakan fitur Healing pada Snapseed. Yang mana, fitur ini bisa menghilangkan objek yang tidak kalian inginkan dengan menyentuh objek yang ingin dihilangkan. Akan tetapi, kamu harus hati-hati dalam menggunakannya karena detail yang ada pada foto bisa tampak hasil manipulasinya.

Dengan begitu, foto yang kamu edit akan sangat jelas kurang natural sehingga kamu harus benar-benar teliti pada proses edit.

6. Menggabungkan Dua Foto Dengan Fitur Exposure

Fitur dari Snapseed yang satu ini memungkinkan kamu menggabungkan dua foto sekaligus ke dalam satu bingkai foto. Fitur double exposure bisa kamu gunakan untuk semua model foto yang kalian inginkan. Tips agar hasil penggabungan foto tampak lebih natural, putihkan background foto terlebih dulu, lalu gelapkan objek utama.

Setelah itu, kamu bisa menumpuk satu gambar dengan gambar lain yang kalian inginkan. Atur tampilannya dengan tools pada fitur ini seperti DarkenLightenSubtractAdd, dan Overlap.

7. Membuat Latar Belakang dengan Fitur Lens Blur

Fitur terakhir yang harus kamu kuasai pada Snapseed adalah Lens Blur. Fitur ini dapat digunakan untuk membuat background foto menjadi buram. Cukup dengan memilih objek yang ingin ditajamkan dan arahkan titik biru pada objek tersebut, maka otomatis background menjadi buram. Cocok bagi kamu yang ingin menghasilkan tampilan foto unik dan berbeda.

Pada fitur Lens Blur, terdapat tiga pilihan yang bisa digunakan meliputi Blur Strength untuk membuat blu tampak semakin halus yang dimulai dari +1 sampai +100, Vignette untuk memberikan bayangan pada sekitar objek foto, dan Transition untuk memperbesar maupun memperkecil ukuran objek yang akan difokuskan.