Sejarah Robot Pertama Kali di Dunia

Sejarah Robot Pertama Kali di Dunia

Sejarah Robot Pertama Kali di Dunia – Robot adalah bagian dari perkembangan teknologi yang semakin maju. Perkembangan robot untuk membantu berbagai pekerjaan produksi skala besar yang membutuhkan tugas berat, bebahaya, pekerjaan berulang dan kotor. Namun robot pertama ternyata dibuat oleh Ibnu Ismail Al-Jazari, seorang insinyur mekanik Kesultanan Turki dari Dinasti Artuqid. Robot petama tersebut di dunia bernama “Alamet” yakni robot yang diciptakan pada tahun 1889 pada era Kerajaan Turki Utsmani (Kekaisaran Ottoman).

Artikel ini di dukung oleh : oddstruments

Karel Capek yang pertama kali menyebutkan istilah “Robota” dari bahasa Cheko. Yang artinya budak atau pekerja yang tidak pernah lelah dan bosan. Dalam sebuah Drama R.U.R (Rossum’s Universal Robots) pada tahun 1921. Robot pada drama itu bukanlah Robot yang di identikan dengan mesin mekanik, melainkan manusia yang melakukan pekerjaan terus menerus.

Seiring perkembangan zaman, manusia tidak bisa melakukan pekerjaan terus menerus tanpa adanya lelah dan kebosanan. Maka ditemukan satu persatu mesin mekanik yang beriringan menggantikan pekerjaan manusia. Sehingga istilah Robot pun bergulir menjadi Mesin Mekanik yang saya dan kami ketahui sekarang.

Sejarah

Bentuk robot pertama kali sekitar abad ke-12, saat itu yang pertama kali menemukan sistem robotika bernama Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari.

Teknologi robot pertama dunia tersebut bernama ‘Alamet’ yakni sebuah robot yang tercipta pada tahun 1889 pada era kerajaan Turki Utsmani (Kekaisaran Ottoman). Robot ini memiliki karakter yang khas sebagai pemutar jam dan sebagai muazin. Bernama lengkap Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari, pada abad ke-12 Al-Jazari memeroleh julukan “Bapak Robotika”. Julukan tersebut, berkat ragam temuan yang telah memengaruhi rancangan mesin modern zaman ini. Misalnya, mesin pembakar (combustion engine), mesin krukas (crankshaft), dan sebagainya.

Alamet memiliki pengaturan yang memungkinkannya untuk melakukan serangkaian tindakan khusus, seperti berjalan sejauh setengah meter, mempersiapkan busur senjatanya, melakukan gerakan shalat (ruku’), berdiri, berbaring dan kembali ke tempat ia memulai.

Cerita tersebut bermula pada 1887. Ketika itu, keponakan Kaisar Jepang, Pangeran Komatsu datang ke Istanbul untuk memberikan hadiah untuk Sultan Abdul Hamid II. Pada 1889, Kaisar Meiji kembali mengirim utusan pribadi ke Istanbul untuk memberikan beberapa hadiah dan sebuah surat rahasia untuk Sultan Abdul Hamid. Dalam surat tersebut, Kaisar Jepang meminta kepada Sultan Turki untuk memberikan informasi mengenai agama Islam, ilmu pengetahuan, dan inovasi teknologi.

baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : webbuilderscodex

Membuat Jam Pertama untuk Sultan Turki

Menanggapi surat tersebut, Sultan Turki meminta kepada ahli jam, Musa Dede untuk membuat sebuah jam dengan teknologi yang unik. Musa lalu memikirkan sebuah konsep untuk proyek ini. Musa lalu memberikan gambaran awal mengenai jam ini kepada sultan. Pada awalnya, sultan menolak konsep dari Musa. Lalu, Sultan menyarankan agar jam ini berbentuk seperti penari sufi. Namun, Sultan juga memberikan ide tambahan yang aneh terhadap jam ini.

Musa sempat kebingungan mendengar permintaan Sultan mengenai penambahan suara adzan. Lalu, Musa terpikirkan mengenai mesin rekaman Gramophone yang diciptakan oleh Thomas Alva Edison. Ia lalu menerapkan teknologi tersebut agar jam ini dapat melantunkan adzan. Setelah beragam macam percobaan, jam ini akhirnya selesai. Sesuai permintaan Sultan, jam ini memiliki bentuk seperti penari sufi. Pada waktu yang telah ditentukan, jam ini dapat membuka kedua lengannya dan melantunkan adzan