Sejarah dan Perkembangan Handphone

Sejarah dan Perkembangan Handphone

Sejarah dan Perkembangan Handphone – Pesawat telepon pertama kali pada tahun 1876 oleh imuwan kelahiran asal Skotlandia, Alexander Graham Bell, telepon seluler pertama oleh seorang veteran perang berkebangsaan Amerika Serikat, Martin Marty Cooper.

Baca Juga Artikel Menarik Seputar Digital Di : webbuilderscodex

Sistem handphone pertama kali yang menemukannya adalah Martin Cooper, seorang karyawan pabrik Motorola pada tanggal 03 April 1973. Sejak saat itu Cooper mencetuskan ide untuk sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah untuk dibawa berpergian sevara fleksibel. Dari situlah sebuah tantangan hadir, yaitu sebuah perangkat kecil yang memiliki komponen  atau material elektronik. Dengan model pertama telepon genggan itu adalah Motorola DynaTAC (Dynamic Adaptive Total Area Coverage).

Akhirnya sebuah telepon genggam pertama kali lahir pada 21 September dengan berat sekitar dua kilogram. Saat itum perangkat komunikasi tersebut terjual dengan harga 3.995 dollar AS, atau setara dengan Rp 39 juta. Namun sayangnya saat itu, bukan nama Cooper yang terkenal sebagai pencipta HP, melainkan perusahaan yang mengeluarkan produk tersebut, yaitu Motorola. Telepon genggan ini adalah merupakan prototype ponsel yang dibuat oleh Motorola.

Ukuran DynaTAC sangat besar dan tidak nyaman dibawa-bawa. Meski demikian, prototipe ini memang sudah bisa  menelepon tanpa harus terhubung dengan kabel. Baterai dari telepon genggam yang digunakan ini pun hanya bertahan selama 20 menit.

Perkembangan Handphone

Sejarah dan Perkembangan Handphone

 

Generasi Pertama

Telepon genggam generasi pertama dengan sebutan 1G. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon genggam pertama dan perkenalan kepada publik pertama kali pada 3 April 1973. Telepon genggam yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi 1G masih bersifat analog dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan pada pengoprasian Band 800 Mhz.

Generasi Kedua

Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah berganti dengan sinyal digital.

Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.Telepon genggam pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital.

Generasi Ketiga

Generasi 3G yang merupakan jaringan yang dapat memberi jangkauan yang lebih luas untuk para penggunanya, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000.

Pada generasi ini telepon genggam mulai ada sistem operasi (yang sering disebut smartphone) sehingga membuat fitur semakin lengkap bahkan mendekati fungsi komputer personal. Sistem operasinya antara lain Android, iOS, Symbian, dan Windows Mobile.

Generasi Keempat

Pada generasi ini memiliki nama Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem telepon genggam yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk Wireless Broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain.

Dalam 4G ini sudah memberikan sistem kecepatan yang tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk para penggunanya untuk menjelajahi berbagai teknologi yang berbeda. 4G juga tekah memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.